BERJAGA-JAGALAH, KRISTUS AKAN DATANG KEMBALI!

Referensi Kotbah 29 November 2020

Markus 13:24-37

“Pekerjaan paling membosankan adalah menunggu.”  Mungkin banyak orang dapat memahami pernyataan ini.  Tak jarang kecewa dan putus asa merebak hati jika kita menunggu terlalu lama.  Dalam perikop ini, Tuhan Yesus menyatakan sebuah janji kedatangan-Nya kembali.  Setiap orang percaya ada dalam keadaan/status menunggu.  Kalau begitu, apa yang harus diperhatikan dalam masa penantian ini?

Pertama, kita harus percaya akan janji bahwa Yesus akan datang kembali.  Rasul Petrus pernah mengingatkan pembacanya bahwa di masa akhir akan muncul pengejek-pengejek yang mempertanyakan janji kedatangan Tuhan (2Pet 3:3-4), namun ia menegaskan bahwa Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya (2Pet 3:9).  Terlebih dari itu, Tuhan Yesus sendiri menyatakan dengan jelas gambaran atau tanda kedatangan-Nya (13:24-31).  Karena itu, Yesus pasti datang kedua kali.

Kedua, kita harus fokus pada tugas yang seharusnya dikerjakan pada masa penantian ini.  Banyak orang memiliki mind-set bahwa menanti itu pasif.  Sehingga yang terjadi, orang-orang tidak tahu apa yang mereka kerjakan dan melakukan hal-hal yang tak perlu.  Tidak demikian halnya dalam kita menanti kedatangan Yesus kedua kali.  Tuhan Yesus telah mengutus kita untuk memberitakan Injil, serta memuridkan mereka yang bertobat dan percaya (Mat. 28:19-20).  Tuhan Yesus juga telah memerintahkan kita untuk saling mengasihi (Yoh. 15:12).  Dengan demikian, kita dengan aktif menanti kedatangan-Nya.

Ketiga, kita harus berhati-hati terhadap hal yang dapat membuat kita lupa dan terbuai di masa penantian ini.  Dalam Markus 13:36, Tuhan Yesus telah memperingati agar kita tidak sedang “tertidur” saat Dia datang.  Tidur secara rohani, yaitu keadaan di mana kita tidak lagi memelihara relasi dengan Tuhan.  Kekayaan, kecantikan, kekuasaan menjadi godaan bagi kita untuk meninggalkan Kristus.  Maka dari itu, marilah kita senantiasa berjaga-jaga dengan memelihara hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Firman Tuhan hari ini menguatkan iman percaya kita bahwa Tuhan Yesus pasti datang kedua kali.  Karena itu, mari menanti kedatangan-Nya dengan aktif memberitakan Injil dan memuridkan banyak jiwa, sekaligus kita pun tetap memelihara hubungan pribadi bersama Tuhan.  Tuhan Yesus memberkati.  Amin.

Pdt. Richard Natasasmita