KRISTUS BAGI SEMUA BANGSA

Kisah Para Rasul 10:34-43

Bagian firman Tuhan yang menjadi pokok perenungan pada ibadah Minggu ini adalah rangkaian peristiwa ketika Kornelius, seorang perwira Romawi yang sangat saleh mengalami lawatan Tuhan. Malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya dan memberi perintah supaya Kornelius menyuruh orang untuk menjemput Petrus. Selanjutnya Tuhan pun menjumpai Petrus melalui penglihatan waktu dia berdoa dan merasa lapar. Petrus mendengar Tuhan menyuruh dia menyembelih hewan-hewan yang bagi orang Yahudi adalah haram untuk dimakan. Hal ini terjadi sampai tiga kali. Selanjutnya Roh Tuhan mengarahkan Petrus untuk menjumpai utusan dari Kornelius yang datang untuk menjemputnya.  Petrus meresponnya dengan indah, walau ada larangan keras bagi orang Yahudi bergaul dengan orang bukan Yahudi, apalagi masuk ke dalam rumah mereka (Kis. 10:28), namun Petrus pergi ke Kaisarea menjumpai Kornelius. Semua peristiwa ini membukakan hati Petrus bahwa berita keselamatan dari Kristus adalah untuk semua bangsa.

Bagian firman Tuhan ini mengungkapkan beberapa pokok penting:

  1. Kristus bagi Semua Bangsa adalah ajaran Tuhan bagi jemaat-Nya (ay. 34-35). Petrus menyatakan bahwa Allah tidak membedakan orang dari bangsa manapun yang mengikut ajaran Kristus. Pernyataan Petrus mengungkapkan tentang pemahaman dan sikap yang baru bahwa Kristus Yesus adalah Juruselamat semua bangsa. Kebenaran ini dinyatakan melalui penglihatan dan diwujudkan dalam perjumpaan Petrus dengan Kornelius. Tentu hal ini tidak hanya mengungkapkan wawasan Petrus yang diperbaharui, tetapi merupakan ajaran Tuhan bagi kita bahwa Kristus adalah untuk semua bangsa.
  2. Kristus bagi Semua Bangsa adalah tugas dan panggilan yang harus dilakukan oleh jemaat Tuhan (ay. 36-42). Bagi Petrus, ketika ia sampai ke rumah Kornelius dan memberitakan tentang Kristus sesungguhnya adalah menaati apa yang menjadi tugas dan panggilannya. Perhatikan ayat 33, kesaksian Petrus tentang Yesus adalah respons Petrus ketika Kornelius menyatakan bahwa ia dan kaum keluarga serta sahabat-sahabatnya sekarang berkumpul untuk mendengarkan apa yang ditugaskan Allah kepada Petrus.
  3. Kristus bagi Semua Bangsa adalah berita yang menyelamatkan (ay. 43).
    Ayat 43 adalah klimaks dari pemberitaan Petrus di hadapan Kornelius dan keluarga serta sahabat-sahabatnya, bahwa barang siapa percaya kepada Kristus, dari bangsa manapun, pasti akan mendapatkan pengampunan dosa. Selanjutnya Kisah Para Rasul 10:44-48, melaporkan bagaimana Roh Tuhan meneguhkan pemberitaan Petrus, kemudian Kornelius dan seisi rumahnya yang hadir mendengar pemberitaan tentang Kristus memberi diri dibaptis. Berita tentang Kristus adalah berita yang menyelamatkan.

Pertanyaannya ialah, bagaimana dengan kita sebagai jemaat Gereja Kristus Ketapang? Sejauh mana kita menghidupi dan mewartakan Kristus bagi semua bangsa kepada orang-orang di sekitar kita? Tuhan Yesus memberkati.

~ Pdt. Dennie Olden Frans ~