MENJADI MURID YESUS

Referensi Kotbah 17Januari 2021

Yohanes 1:43-51

Mungkin saja selama ini banyak orang Kristen atau anggota gereja memahami arti Menjadi Murid Yesus adalah orang yang sudah dibaptis dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus; kemudian menjadi anggota gereja, aktif melayani di berbagai bidang pelayanan. Hal ini tidaklah salah, tapi baru sebagian yang dipahami. Pemahaman yang tidak utuh ini kadang membuat aktifis, bahkan hamba Tuhan meninggalkan Yesus dan beralih kepada kepercayaan di luar Kristus. Kalau begitu, mari kita renungkan apa itu Menjadi Murid Yesus dalam perikop di atas: Read more

BERSIAPLAH MELAYANI

Referensi Kotbah 10 Januari 2021

Markus 1:4-11

Markus memperkenalkan Yesus pada waktu dibaptis Yohanes sebagai hamba atau Anak Manusia yang diutus oleh Sang Bapa untuk melayani dan menjadi tebusan dosa bagi banyak orang. Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis bukan sebagai baptisan pengampunan dosa, melainkan menjadi sebuah penggenapan dari kitab-kitab para nabi. Read more

TUHAN SANGGUP MEMULIHKAN UMAT-NYA

Referensi Kotbah 03 Januari 2021

Yeremia 31:7-14

Selamat tahun baru untuk kita semua, hari ini kita memasuki hari ke-3 di tahun 2021. Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yesus karena masih diberikan kesempatan hidup, menikmati kebersamaan dengan keluarga, saudara-saudara seiman, partner bisnis dan kerja, masyarakat sekitar dan rekan sepelayanan. Hanya kemurahan Tuhanlah, kita bisa menjalani 10 bulan masa pandemi covid-19, yang tentu berdampak dalam berbagai pergumulan: ruang gerak dan relasi yang terbatas, rasa bosan karena semua kegiatan dari rumah, rasa rindu bisa kebaktian di gereja dan bertemu dengan teman-teman,  kesehatan, krisis ekonomi dan ketidakpastian kapan pandemi ini berakhir? Di tengah realitas ini, bagaimana perasaan kita: apakah masih tetap optimis ada harapan baru di 2021 bahwa hidup akan lebih baik karena percaya bahwa Tuhan akan memulihkan keadaan kita? Read more

Kasih-Nya Tiada Duanya

Referensi Kotbah 27 Desember 2020

Ulangan 8:11-20

Tidak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2020. Sembilan bulan kita hidup berdampingan dengan pandemi covid-19. Walaupun banyak pergumulan, tetapi kita masih bisa hidup hingga saat ini. Kalau bukan anugerah dan kasih Tuhan kita tidak bisa melewati masa-masa yang sulit ini.

Dalam bacaan kita, Musa sedang berpidato kepada bangsa Israel generasi kedua yang sebentar lagi akan memasuki negeri perjanjian Allah. Musa mengingatkan bagaimana Tuhan telah membawa mereka keluar dari tanah perbudakan di Mesir menuju Kanaan yang berlimpah susu dan madu. Musa mengingatkan mereka agar jangan melupakan Tuhan (ay. 11, 13, 18) ketika mereka hidup enak (ay. 12-13 makan kenyang, punya rumah yang baik dan banyak harta kekayaannya). Jangan merasa bahwa semuanya itu diperoleh karena kehebatan dan kepandaiannya semata (ay. 17-18). Kadangkala kitapun demikian, lupa bahwa semua yang kita miliki bahkan kita bisa hidup hingga hari ini adalah karena berkat dan pertolongan, serta pemeliharaan Tuhan.  Oleh sebab itu janganlah kita sombong atau tinggi hati ketika kita bisa hidup hingga saat ini. Read more

1 2 3 9