Women of Excelence

Referensi Kotbah 10 September 2017
Ruth 1 – 4; Kejadian 2 : 18; Efesus 5 : 22 – 24

Setiap wanita pasti ingin terlihat sempurna, apalagi ketika di depan orang-orang yang dikasihinya (suami, anak, mertua, teman, dll.). Meskipun kita semua tahu tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini tetapi kenyataannya kita pernah mendengar kalimat, “Dia wanita yang sempurna.” Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda apa itu “sempurna”, tetapi umumnya wanita dikatakan sempurna jika ia cantik, pintar, kaya, berkeluarga jika sudah cukup umur, memiliki anak jika sudah menikah, dll. Kenyataannya, banyak wanita yang walaupun tidak memenuhi kriteria itu tetapi kehadiran mereka menginspirasi, memberi dampak/sumbangsih bagi orang-orang di sekitar mereka dan memuliakan Tuhan. Apakah mereka bukan wanita sempurna?
Hari ini kita belajar bahwa kesempurnaan seorang wanita tidak terletak pada standar manusia, tetapi apa kata Firman Tuhan. Berdasarkan teks hari ini kita belajar:
1. Wanita yang sempurna adalah penolong yang sepadan (Ibr.: ezer kenegdo), Kej. 2:18 (bnd. David Atkinson, hlm. 82-83). Ezer artinya seorang yang membantu dan memberi semangat, melengkapi kekurangan dari orang yang dibantu. Kenegdo bertalian dengan kata kerja yang berarti menjadi jelas atau kentara. Jadi, penolong yang sepadan maksudnya adalah penolong yang sama ulungnya atau sama kekhususannya. Penolong ini pasti layak berdiri di hadapan manusia sebagai imbangannya, temannya, pelengkapnya. Pertanyaannya bagi Anda, para istri: Apakah Anda seorang istri penolong atau perongrong?

2. Wanita yang sempurna adalah istri yang tunduk kepada suami, Ef. 5:22-24. Seorang istri tunduk kepada suami menyangkut pada sikap hati dan pikiran, bukan sekedar tindakan yang dilihat dari luar. Alasan ketundukan istri adalah karena takut akan Tuhan. Rumah tangga yang kuat bisa terjadi bila istri tunduk kepada suami dan sikap tunduk itu lahir dari rasa menghormati. Banyak kegagalan rumah tangga terjadi karena seorang wanita tidak hormat kepada suaminya atau sebaliknya seorang suami menindas istrinya. Pertanyaannya bagi Anda, para istri:, Apakah Anda seorang istri yang tunduk atau tanduk kepada suami?
3. Wanita yang sempurna adalah wanita yang mengasihi Tuhan dan keluarganya, Rut 1-4. Kehidupan Rut diubahkan selamanya melalui perjumpaannya dengan Tuhan. Rut adalah wanita Moab, menantu Naomi. Pada umumnya hubungan antara mertua dan menantu dapat menimbulkan masalah dalam rumah tangga, tetapi Rut dapat memperlihatkan kesetiaan, imannya dan kesungguhannya dalam mengasihi keluarga serta mengasihi Tuhan dengan segenap hatinya. Ada banyak karakter ilahi yang kita pelajari baik dari Rut maupun Naomi.

Bagi kita para wanita, baik kita menikah ataupun tidak menikah, mari belajar dari Rut yang merupakan salah satu dari 10 orang wanita di Alkitab yang walaupun tidak sempurna, lemah dan tidak diperhitungkan masyarakat, tetapi mengizinkan Tuhan berkarya dalam hidup mereka; pada akhirnya mereka menjadi pribadi yang menginspirasi, berpengaruh, dan memuliakan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

~ Ibu Relly Rajagukguk ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *