Pokok Doa

POKOK DOA – MINGGU 23 FEBRUARI 2020

Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah. Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit. Mazmur 96:3-5
1. Marilah kita:
a. Bersyukur karena Allah Allah yang kita sembah adalah Allah yang dahsyat, perbuatan-perbuatanNya ajaib dan lebih mulia dari segala sesuatu.
b. Bersyukur karena kita dapat menceritakan kemuliaan Allah kita kepada semua bangsa, Dia tidak hampa seperti allah-allah lain.

2. Pokok doa untuk Seminar Apologetika “Jika Allah ada Mengapa ada Kejahatan” :
a. Doakan Ev. Bedjo Lie sebagai pembicara dan panitia dalam mempersiapkan acara ini dan mohon Tuhan beri kesehatan
b. Doakan kiranya melalui seminar ini Tuhan menyatakan kebenaran FirmanNya bagi semua yang hadir.
c. Doakan agar setiap peserta yang sudah mendaftar dan yang masih akan mendaftar dapat menyiapkan diri, membuka hati mendengar firmanNya.

3. Pokok doa Remaja GK:
a. Doakan KTB RGK agar sama-sama bertumbuh kepada Kristus.
b. Doakan persiapan acara Youth Gathering bersama pos-pos agar bisa saling mengenal dan bersatu sebagai remaja GKK.
c. Doakan untuk program baru Pertuang (Persekutuan Makan Siang) yang diadakan minggu kedua tiap bulan. Merupakan wadah jemaat dan pengurus berbaur dan mengenal satu sama lain.
d. Doakan BP & pengurus RGK saling mengasihi dan menjadi berkat.

4. Pokok doa Pos Cibubur:
a. Berdoa untuk proses pembuatan site plan dan IMB
b. Doakan persiapan Keb. Jumat Agung dan Paskah

5. Pokok doa untuk Suku Jawa Banyumasan (6,6 juta jiwa) dan Suku Jawa Osing (350rb jiwa):
a. Doakan agar ada orang-orang yang terbeban untuk suku ini (mendoakan, memberi dana, mengajar, menterjemahkan literatur/alkitab, dll)
b. Berdoa agar Roh Kudus bekerja melembutkan hati suku ini supaya bisa menerima kasih Tuhan.

6. Pokok doa untuk jemaat yang sakit:
a. Bp. Asnadi (papa dari Pdt Andri Wahyudi)
b. Ibu Elli (istri Pak Alex)
c. Baby Geva (anak Bp. Eric dan Ibu Selvi).
d. Ibu Linnah
e. Ibu Hellen (Tim Penghiburan)
f. Bp. Ibrahim (suami ibu Audrey)
g. Ibu Listiani
h. Bp. Hendra Sugita dirawat di RS Husada Lt. Hati Km. 3

7. Pokok doa dunia:
a. Minta belas kasihan Tuhan dalam mengatasi epidemi virus corona yang sudah menelan korban jiwa lebih dari 2000 orang dan hampir seratus ribu orang terinfeksi di seluruh dunia dan belum tampak tanda-tanda akan berakhir.
b. Berdoa bagi penduduk dan pemerintah Cina agar Tuhan kuatkan dan topang dalam menghadapi bencana ini. Doakan agar kebutuhan makan/minum, air bersih dan obat-obat Tuhan cukupkan.
c. Doakan melalui peristiwa ini ada kebangkitan rohani besar di Cina.

8. Pokok Doa Pemerintah Indonesia:
a. Doakan presiden & wakil presiden, para menteri, anggota MPR/DPR/DPRD agar dalam memimpin Bangsa & Negara Indonesia diberikan Tuhan kekuatan, kesehatan, hikmat, akal budi & hati yang takut akan Tuhan serta keberanian untuk menegakkan kebenaran.
b. Doakan TNI/POLRI dan seluruh aparat keamanan agar Tuhan mampukan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta menjaga keamanan di seluruh wilayah NKRI.
c. Doakan Gub. DKI Jakarta agar Tuhan pakai untuk membenahi banyak masalah di DKI mulai dari kemacetan, banjir, keamanan dan intoleransi.
d. Doakan anak-anak Tuhan yang duduk di dalam pemerintahan, yang aktif di berbagai lembaga dan partai politik bekerja di dalam takut akan Tuhan dan menjadi terang & garam.

One comment

  • Sebelumnya Terima Kasih atas Doa dan Dana Sdh berikan kepada Istri Jap Tjok Hon (Fenny), saya selama operasi. Sekarang Masa Pemulihan. Kiranya Tuhan Yesus Kristus Membalas Kebaikan Kepada Ibu Pdt Puspa Noviana, Pdt Martin Elvis , Pdt Jeffry Hidajat, Bapak Hilton dan Kepada Bagian Diakonia, Tim Penjuru dan Kepada Siapa Saja Sdh Membantu Memndoakannya dan Dananya. Kiranya Hanya Tuhan Yesus Kristus Membalas Kebaikan Bapak/Ibu . Sekarang Istri Sdh di pindahkan dari Rs. Husada Ke Rs Satrya Negara ( Sebelumnya Namanya Rs. Sunter Agung). di daerah Sunter. Gbu All dari Jaya Irfan dan Keluarga.