Sukacita Sebuah Kabar Baik

Referensi Kotbah 06 Mei 2018
Mazmur 98

Mazmur 98 berisi kabar baik tentang keselamatan yang telah dikerjakan dan diperkenalkan oleh TUHAN, serta keadilan TUHAN yang akan dinyatakan pada saat penghakiman. Menurut Longman dalam bukunya: bagaimana menganalisa kitab mazmur?, “Mazmur 98 ini mempunyai dua karakteristik: panggilan untuk beribadah dan alasan untuk memuji Tuhan.” Mazmur 98 terdiri dari tiga bagian:

1. TUHAN telah mengerjakan dan memperkenalkan keselamatan (Ayat 1-3)
“Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. “TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.”
Bagian pertama Mazmur 98 dimulai dengan kalimat himbauan untuk memuji TUHAN, lalu diikuti dengan memberikan alasannya yaitu TUHAN telah mengerjakan dan memperkenalkan keselamatan. TUHAN melakukannya karena Ia mengingat kasih setia-Nya kepada kaum Israel.

2. Bersorak-soraklah bagi TUHAN sekarang (Ayat 4-6)
“Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak- sorailah dan bermazmurlah! Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring, dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni TUHAN!”

Pada bagian kedua ini, panggilan ibadah semakin luas, dari pujian menjadi sorak-sorai, dari kepada bangsa Israel menjadi kepada seluruh bumi.
Dengan mengingat keselamatan yang TUHAN telah kerjakan, maka sekarang
saatnya bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah hai seluruh bumi.

3. TUHAN akan menghakimi dunia di masa yang akan datang (Ayat 7-9)
“Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya! Biarlah
sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.”
Bagian ketiga menyatakan TUHAN akan datang untuk menghakimi bumi. Bagi orang yang belum percaya, penghakiman adalah sesuatu yang menakutkan, tetapi bagi orang percaya, penghakiman disambut sorak-sorai, karena Tuhan akan menyatakan keadilan dan kebenaran-Nya. Seperti yang tertulis di dalam Roma 8:18-21, “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.
Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.”

Pertanyaan untuk kita renungkan bersama:
 Apakah kita mengingat dan bersyukur atas keselamatan yang telah kita terima dari TUHAN?
 Apakah kita sekarang beribadah kepada-Nya dengan sukacita dan bersorak-sorai?
 Apakah kita menanti dengan kerinduan dalam pengharapan kepada TUHAN untuk kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita pada saat penghakiman?

~ Pdt. Martin Elvis ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *