Roh Kudus yang Menghibur dan Memimpin

Referensi Kotbah 20 Mei 2018

Yohanes 16 : 4b – 15

Di dalam kehidupan kita sebagai orang percaya di dunia, hidup menyandarkan diri kepada Yesus sepenuhnya adalah merupakan hal tidaklah mudah. Bahkan murid-murid Tuhan Yesus juga “jatuh bangun” dalam hal ini. Yudas salah satu murid Tuhan Yesus mengkhianati Dia, Petrus menyangkal tiga kali dan Thomas meragukan kebangkitan Tuhan Yesus. Ini yang mendasari perkataan Tuhan dalam Yohanes 16:1 “Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.”
Dalam ayat-ayat berikutnya (2-4) Tuhan Yesus mengingatkan penganiayaan yang akan dialami para murid setelah Dia meninggalkan mereka, kembali kepada Bapa di Sorga. Tuhan Yesus juga mengatakan dalam ayat 7 pentingnya Dia harus pergi, yaitu agar Roh Penghibur (Roh Kudus) datang menggantikan Dia.

Dalam teks ini ada tiga hal pekerjaan dari Roh Penghibur.
1. Berkaitan dengan Dosa
Dalam ayat 8-11 Yesus menjelaskan bahwa Roh Penghibur menginsafkan akan dosa. Artinya Roh Penghibur akan membuat manusia sadar akan dosa. Tanpa Roh Penghibur manusia akan tetap tidak sadar dosa, tetap terikat dosa. Manusia yang sudah sadar dosa, ia akan sadar adanya penghakiman atas dosa yang diperbuat (ay 11). Setiap orang adalah manusia berdosa namun tidak setiap orang sadar dosa. Seringkali kita melakukan hal-hal yang tidak berkenan di hadapan Tuhan tanpa sadar bahwa kita sedang berdosa.

Atau kita sadar telah berdosa namun kita menikmati keberdosaan kita. Orang percaya tetap bisa jatuh dalam dosa namun dalam kejatuhannya ia akan menyesali perbuatannya dan makin hari makin hidup benar, makin hari semakin benci dosa. Apakah anda yakin sudah menjadi orang percaya?

2. Berkaitan dengan kebenaraan.
Dalam ayat 13 tertulis “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” Pekerjaan Roh Penghibur yang kedua adalah menyatakan kebenaran. Manusia berdosa tidak akan mampu membedakan mana kebenaran dari Allah mana kebenaran dunia tanpa pekerjaan Roh Penghibur.
Jaman sekarang ini adalah jaman yang disebut jaman “pasca kebenaran”, manusia tidak lagi peduli dengan kebenaran Firman Tuhan, tetapi manusia lebih peduli bagaimana membuat apa yang dikatakan manusia dianggap kebenaran. Tidak heran pada masa kini banyak beredar ajaran sesat, banyak berita hoax dimana mana, karena manusia tidak peduli lagi akan kebenaran yang hakiki. Celakanya anak Tuhan seringkali terjebak juga. Berapa banyak anak Tuhan yang masih tekun merenungkan Firman Tuhan setiap hari? Berapa banyak anak Tuhan yang standar hidupnya adalah kebenaran Firman Tuhan? Bagaimana dengan Anda?

3. Berkaitan dengan hidup memuliakan Tuhan.
Dalam ayat 14 tertulis “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” Teks ini berarti setelah orang insaf akan dosa dan hidup berdasarkan kebenaran, maka dia akan mampu memuliakan Tuhan dan semua ini hanya bisa terjadi karena pekerjaan Roh Penghibur semata.
Orang bisa saja hidup “sepertinya” orang baik, “sepertinya” memuliakan Tuhan; itu hal yang mudah. Namun semua itu kalau bukan dari Roh Penghibur maka tidak akan bertahan lama, akan segera kelihatan “buah” aslinya. Hidup memuliakan Tuhan berarti hidup berkenan dan menyembah Tuhan dengan cara Tuhan. Hanya Roh Penghibur yang tahu bagaimana memuliakan Tuhan dengan cara Tuhan karena Roh Penghibur juga adalah Allah. Tanpa Roh Penghibur di hati kita, kita tidak mungkin mampu memuliakan Tuhan dengan cara Tuhan. Tubuh kita mungkin menyembah Tuhan namun hati kita seringkali tidak mencintai Tuhan.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah anda memiliki Roh Penghibur di hati anda?
Anda tahu jawabannya.Dan Tuhan juga tahu. Tuhan Yesus memberkati.

~ Bp. Cahyono Candra ~

Leave a Reply