MENGINJAK BUMI, BERPIKIR SORGAWI

Referensi Kotbah 04 Agustus 2019

Kolose 3 : 1 – 11

Sinode Gereja Kristus (SGK) menetapkan bulan Agustus sebagai bulan budaya berkenaan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus. Sebuah ucapan syukur bahwa kita hidup di negara dengan beragam budaya tetapi tetap bersatu dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Pada minggu pertama ini, tema yang dipilih adalah: “Menginjak Bumi, Berpikir Sorgawi” dengan maksud mengajak kita membicarakan tentang suatu keseimbangan, karena seringkali orang Kristen bersikap dalam dua (2) ekstrim: “membumi” dan “sorgawi”. Bila memilih ekstrim “membumi” dan kontekstual kadangkala dapat menjadi kompromi. Bila mengambil ekstrim “sorgawi” seringkali menjadi tidak bisa bergaul dengan mereka yang berbeda dengannya (eksklusif/ tidak membumi). Pada titik inilah kemudian timbul masalah teologi dan etika. Lalu bagaimana orang percaya dapat hidup secara seimbang dan proposional? Untuk itu melalui nas hari ini, paling tidak ada tiga (3) hal yang dapat kita pelajari dalam menyikapi hal tersebut: Read more

SYAFAAT DI HADAPAN HAKIM SELURUH BUMI

Referensi Kotbah 28 Juli 2019

Kejadian 18 : 16 – 33

Dalam sebuah persahabatan, seseorang biasanya menceritakan kepada sahabatnya akan hal-hal yang akan dilakukannya. Sahabat yang karib akan terbuka kepada orang yang dianggapnya dekat. Tetapi Allah dengan Abraham? Kita mungkin agak heran dengan perikop yang kita baca, akan sebuah kisah dimana Allah tampak menimbang-nimbang untuk membicarakan kepada seorang manusia atas sebuah rencana-Nya. Bukankah DIa bebas bercerita dan bebas pula menyembunyikan. Belum lagi terjadi tawar-menawar dari seorang Abraham seakan rencana Allah itu masih dapat berubah-ubah. Read more

PERINTAH YANG MEMBAWA KEHIDUPAN

Referensi Kotbah 14 Juli 2019

Ulangan 30:9-20

Penampilan pria Yahudi pada umumnya sangat berbeda dengan pria Yaman muslim yang ada disekitar mereka. Model rambutnya disebut peyot/pe’ot/pe’at dimana rambut di bagian tepi atau sudut kepalanya dibiarkan memanjang sedangkan bagian depannya dicukur. Jika ditanya alasannya, mereka akan langsung menjawab ‘karena Tuhan telah memerintahkannya’, seperti di Imamat 19:27. Sekalipun mereka dianggap aneh dan tidak mengikuti tren kekinian, mereka tetap percaya diri dan tidak terpengaruh sama sekali. Read more

KETAATAN MEYINGKAPKAN KEMULIAAN TUHAN

Referensi Kotbah 07 Juli 2019

2 Raja-Raja 5 : 1 – 14

Arti nama Naaman adalah menyenangkan, tetapi faktanya tidak demikian, karena sekalipun ia seorang panglima perang yang terpandang dan sangat disayang oleh tuannya yaitu raja Aram, tetapi ia sakit kusta. Orang Aram adalah musuh bebuyutan orang Israel. Tentara Aram pernah membunuh raja Israel yang terkenal yaitu raja Ahab (1Raj. 22:34-35). TUHANlah yang memberikan kemenangan orang Aram (1). Bagaimana ceritanya sampai Naaman yang adalah musuh orang Israel disembuhkan Tuhan melalui nabi Elisa dari sakit kustanya (10, 14)? Padahal saat itu di zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel yang tidak disembuhkan, selain Naaman, orang Siria (Luk. 4:27). Read more

MENGALAMI PENYERTAAN ALLH DALAM MASA KRISIS

23 Juni 2019

I Raja-raja 19 : 8 – 18

Dari sudut kesehatan mental, krisis terjadi dalam hidup seseorang ketika ia memandang bahwa masalah yang sedang dihadapinya lebih besar daripada kemampuan mengatasi masalah itu. Akibatnya, ia seperti tenggelam dalam kekuatiran yang besar dan ketakutan. Bisa jadi krisis yang dahsyat bahkan membuat orang berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Elia yang telah bekerja giat sekali untuk TUHAN merasa bahwa tidak satu pun usaha pelayananya membuahkan hasil seperti yang diharapkannya. Read more

BERMEGAH DALAM KARYA PEMBENARAN

Referensi Kotbah 16 Juni 2019

Roma 5 : 1 – 11

Apa yang membuat iman Kristen menarik dan berbeda dengan iman agama lain? Apakah karena kita sudah melakukan tradisi keagamaan, apakah sudah melakukan sedekah, sudah melakukan kebajikan, sudah melayani, puasa, memberikan bantuan kepada orang yang miskin, melakukan kegiatan sosial dan lain-lainnya. Tentunya perbuatan-perbuatan ini baik tetapi bukan jaminan bahwa apa yang dilakukan memiliki kebenaran dan didasari pada iman yang benar. Read more

DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Referensi Kotbah 26 Mei 2019

Kisah Para Rasul 16 : 6 – 15

Di minggu terakhir dalam bulan misi ini, kita akan membahas tema DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS dari kitab Kisah Para Rasul 16: 6-15. Nas ini menceritakan tentang bagaimana Roh Kudus tidak mengijinkan Paulus untuk mengabarkan Injil ke Asia, tetapi memberi suatu penglihatan bahwa seorang Makedonia yang memanggil-manggil dan berseru kepadanya: “Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami. Melalui penglihatan tersebut, maka kami menarik kesimpulan bahwa Tuhan telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang disana.” Maka berangkatlah Paulus ke Makedonia. Filipi adalah kota pertama di Makedonia yang disinggahi Paulus. Sebuah kota perantauan orang Roma dan di situ Paulus tinggal beberapa hari lamanya. Di Filipi, Paulus berbicara kepada perempuan-perempuan dan seorang perempuan bernama Lidia turut mendengarkan. Read more

1 2 3 4 40