Membangun Mezbah Keluarga

Referensi Kotbah 9 Sep 2012

Yosua 24 : 14 – 15

Ketika diperhadapkan pada pilihan, apakah memenuhi kebutuhan jasmani ataukah kebutuhan rohani sebagai prioritas, maka kalau mau jujur hal yang terakhir itu bukanlah prioritas. Jangan salah paham, tidak ada maksud mengatakan bahwa kebutuhan jasmani itu tidak penting. Bahkan piramida teori Maslow tentang kebutuhan manusia menempatkan kebutuhan fisik sebagai hal yang paling mendasar. Alkitabpun tidak membantah akan hal ini, namun firman Tuhan mengajarkan pada kita agar hidup kita jangan hanya berfokus pada kebutuhan jasmani saja, kebutuhan rohanipun penting untuk diperhatikan, misalkan kebutuhan akan firman Tuhan dan beribadah kepadaNya (Mat 4:4, 6:33)

Dalam bacaan kita dari Yosua 24:14-15, firman Tuhan juga menegaskan akan kebenaran itu.

1. Dasar panggilan untuk membangun kehidupan beribadah, ay 2-3
Yosua berkata: “oleh sebab itu…”. Oleh sebab apa? Oleh sebab campur tangan Tuhan yang begitu nyata dalam perjalanan kehidupan umat Israel: berkat-berkatNya, pertolongan, perlindungan, pemeliharaan-Nya atas mereka, maka Israel dipanggil untuk membangun kehidupan ibadahnya kepada Tuhan. Artinya, ibadah Israel kepada Tuhan menjadi sebuah ungkapan syukur mereka atas segala sesuatu yang Tuhan sudah perbuat dalam kehidupan mereka.
Tetapi benarkah hanya itu satu-satunya alasan? Tidak, karena dalam ay 2-3 disebutkan bahwa Allah ternyata juga peduli dengan kebutuhan dan kehidupan rohani umatNya, sehingga Dia memanggil Abraham keluar dari lingkungan penyembahan berhala yang dilakukan leluhurnya untuk pergi ke tanah perjanjian dan membangun kehidupan ibadah yang benar (bnd Kej 12:7-8). Inilah alasan yang lebih penting dan utama, bahwa Allah peduli dengan hidup kerohanian anak-anakNya dan rindu untuk bersekutu dengan umatNya. Bagaimana dengan kita? Dasar panggilan beribadah seperti apa yang kita pahami dalam kehidupan ibadah kita?

2. Sikap dan motivasi yang dituntut dalam ibadah
Sesudah umat Israel memahami alasan yang mendasari hidup ibadah mereka kepada Tuhan, maka Yosua selanjutnya berbicara tentang sikap dan motivasi umat Israel dalam beribadah.

a. takut akan Tuhan
kata “takut” di sini tentu bukan dalam arti negatif yakni rasa takut karena ada ancaman, sesuatu yang membahayakan hidupnya. Tetapi “takut” yang dimaksud di sini, maknanya positif yakni penyataan respek atau hormat kepada Tuhan kita yang memang layak disembah.

b. beribadah kepada Tuhan dengan tulus ikhlas
Kata “ibadah” di sini bisa berarti melayani dan menyembah. Artinya dalam ibadah, kita bukan hanya menyembah Dia tetapi juga secara aktif bersama seluruh umat melaksanakan pekerjaan/pelayanan untuk menyembah dan memuliakanNya. Dalam ibadah itu, kita dituntut untuk bersikap tulus ikhlas, artinya secara keseluruhan kita harus memiliki kejujuran, sikap yang benar untuk menyembah Dia tanpa motivasi yang keliru, seperti ingin dipuji orang atau ingin meninggikan diri sendiri. Hal ini menjadi standard Allah bagi setiap kita umatNya dalam menyembah Dia.

c. beribadah kepada Tuhan dengan setia
Kata “setia” di sini berarti tetap teguh atau stabil. Jadi jika dikatakan Yosua bahwa umat Israel harus beribadah pada Tuhan dengan setia artinya hal itu harus dilakukan dengan keteguhan hati, bukan mendua hati. Huruf mandarin untuk kata “setia” (“zhōng”) sangat tepat menggambarkan hal ini. Setia itu artinya hati seseorang tetap di tengah, tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan. Demikian juga sikap hati kita dalam beribadah kepada Tuhan, tidak boleh mendua hati dengan menyembah ilah lain.

Maka berdasarkan panggilan Allah serta sikap dan motivasi yang seharusnya dalam beribadah kepada Tuhan itulah, Yosua dan segenap anggota keluarganya tidak mau berpaling dari keyakinannya bahwa beribadah kepada Tuhan adalah sesungguhnya merupakan pilihan yang terbaik. Kiranya kita dan keluarga kita juga memiliki keyakinan yang sama dengan Yosua dan keluarganya dalam membangun hidup peribadahan kita kepadaNya.

~ Pdt. Widianto Yong ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>