KETAATAN MEYINGKAPKAN KEMULIAAN TUHAN

Referensi Kotbah 07 Juli 2019

2 Raja-Raja 5 : 1 – 14

Arti nama Naaman adalah menyenangkan, tetapi faktanya tidak demikian, karena sekalipun ia seorang panglima perang yang terpandang dan sangat disayang oleh tuannya yaitu raja Aram, tetapi ia sakit kusta. Orang Aram adalah musuh bebuyutan orang Israel. Tentara Aram pernah membunuh raja Israel yang terkenal yaitu raja Ahab (1Raj. 22:34-35). TUHANlah yang memberikan kemenangan orang Aram (1). Bagaimana ceritanya sampai Naaman yang adalah musuh orang Israel disembuhkan Tuhan melalui nabi Elisa dari sakit kustanya (10, 14)? Padahal saat itu di zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel yang tidak disembuhkan, selain Naaman, orang Siria (Luk. 4:27).
Mujizat kesembuhan Naaman diawali dari cerita seorang tawanan anak perempuan Israel kepada nyonyanya (isteri Naaman) tentang adanya seorang nabi di Israel yang dapat menyembuhkan Naaman (ayt 2-3). Kisah ini berlanjut sehingga raja Aram menulis surat kepada raja Israel supaya menyembuhkan sakit Naaman (6). Setelah membaca isi surat, maka raja Israel mengoyakkan pakaiannya karena ia dianggap Allah oleh raja Aram yang dapat menyembuhkan sakit Naaman (7). Pada momen inilah Elisa tampil untuk menyatakan bahwa memang ada seorang nabi di Israel (8).

Sebagai seorang panglima perang Naaman merasa dihina karena kedatangannya ke rumah Elisa tidak disambut dengan baik, sebaliknya oleh seorang suruhan ia diperintahkan pergi mandi tujuh kali dalam sungai Yordan. Bersyukur para pegawai Naaman menasihatinya menuruti perintah Elisa (10-13).
Naaman memperoleh kesembuhan setelah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai perkataan nabi Elisa (14).
Awalnya Naaman adalah seorang penyembah berhala, maka sekarang ia hanya menyembah dan berbakti kepada TUHAN saja (15, 17).

Renungan:
Adakah di dalam hidup ini kita sebagai orang percaya yang telah ditebus menjadi milik Yesus Kristus tetap dengan setia hanya berbakti, memuliakan dan meninggikan nama-Nya dalam situasi dan kondisi apapun. Mungkin saat ini kita sedang menghadapi masalah keluarga, ekonomi, kesehatan yang tidak mudah. Datanglah kepada Kristus Yesus sebagai kepala gereja, percayalah Dia akan memberikan pertolongan pada waktunya. Ketika kita taat bersandar dan memgikuti firman-Nya, TUHAN menyatakan kemuliaan-Nya atas setiap masalah hidup kita. Amin!

~ Pdt. Daniel Lie ~