Kematian Yang Membawa Kehidupan Bagi Orang Banyak

 

Referensi Kotbah 18 Maret 2018
Yohanes 12 : 20 – 36

Tidak semua orang datang kepada Tuhan secara pribadi, umumnya hanya mengikuti ritual keagamaan belaka, namun berbeda dengan orang-orang Yunani pada saat itu, mereka ingin bertemu dengan Yesus secara pribadi, walaupun telah beribadah. Oleh sebab itu mereka pergi kepada Filipus, salah seorang murid Yesus, dengan permohonan: “Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus,” berharap Filipus akan membawa mereka kepada Yesus. Filipus kemudian pergi memberitahukannya kepada Andreas, lalu Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus. Andreas dan Filipus dalam Alkitab kita kenal sebagai murid yang membawa orang kepada Yesus. Tercatat Andreas membawa Simon saudaranya kepada Yesus (Yoh.1:41-42). Demikian juga Filipus, yang mengajak Natanael untuk datang kepada Yesus (Yoh. 1:47).

Setelah itu Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Yesus memberitakan kematiaan-Nya, Yesus memakai benih sebagai ilustrasi:
– Tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan
– Tidak ada hidup yang berbuah tanpa kematian
– Tidak ada kemenangan tanpa penyerahan hidup

Yesus berkata: “Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.” Jiwa Yesus yang terharu, oleh kasih-Nya Ia bersedia menanggung hukuman dosa atas kita dengan kematiaan-Nya di atas kayu salib. Yesus tidak menghindari jalan salib tersebut, sebab untuk itulah Ia datang ke dalam dunia ini. Kematiaan-Nya membawa kehidupan kekal bagi banyak orang yang percaya kepada-Nya.

Untuk kita renungkan:
1. Apakah kita semakin mengenal Yesus Kristus secara pribadi?
2. Pelayanan menuntut harga; penderitaan membawa kemuliaan, kematian membawa kehidupan dan penyerahan hidup sepenuhnya membawa kemenangan.
3. Kematian-Nya membawa kehidupan kekal bagi banyak orang, sudahkah kita membawa orang kepada-Nya?

~ Pdt. Martin Elvis ~

Leave a Reply