Kasih Allah Tercurah Ketika Kita Masih Berdosa PDF Print E-mail
Written by Web-admin   
Saturday, 27 February 2010 10:48

“KASIH ALLAH TERCURAH KETIKA KITA MASIH BERDOSA”

Roma 5 : 1-11

Untuk memahami bagian firman Tuhan ini, kita harus memperhatikan kontaks teks yang terkait erat dengan perikop sebelumnya, tentang iman Abraham. Pertanyaan penting ialah, mengapa Abraham dapat beriman? Jelas bahwa jika Abraham beriman kepada Tuhan tidak terjadi karena upaya Abraham mencari Allah dan kemudian ia menemukannya dan ia beriman. (band: Efesus 2:8-9) Namun, terjadi karena Allah dengan anugerahnya yang besar memilih Abraham, berfirman kepadanya untuk masuk dalam rencana penyelamatan. Selanjutnya Abraham, oleh anugerah Tuhan memberi respon terhadap panggilan itu, beriman kepada Allah yang berfirman sekaligus mengimani apa yang Allah firmankan. (Kejadian 12). Dan hal itu tidak ditulis hanya untuk Abraham saja, tetapi juga untuk setiap orang yang beriman kepada Yesus Kristus. (Roma 4:23-25). Demikian halnya dalam teks firman Tuhan ini, sebagai orang percaya, kita dibenarkan bukan karena kita adalah orang benar, tetapi karena anugerah Allah yang dinyatakan melalui karya salib Tuhan Yesus Kristus, sebab ketika kita masih hidup di dalam dosa, Allah telah menyatakan kasih-Nya kepada kita (Roma 5:6-8). Selanjutnya, searah dengan tema, Nampak jelas bahwa kita menerima keselamatan, bukan oleh karena kita “kedapatan” baik, tetapi sama seperti Abraham yang tidak mengenal Allah, menerima panggilan kekal dan masuk dalam keselamatan dari Tuhan. Bagian firman Tuhan dalam pembacaan hari ini, mengemukakan beberapa hal penting sehubungan dengan Kasih Allah dicurahkan atas kita ketika kita masih berdosa.

1. Pembenaran karena iman itu, terjadi oleh karena Allah terlebih dahulu menyatakan kasih-Nya kepada manusia berdosa. (ayat 6-8)
Jelas bagi kita bahwa pembenaran karena iman terjadi bukan karena kita benar, tetapi karena iman di dalam Tuhan Yesus kristus. Namun harus juga diingat bahwa jika kita dapat beriman kepada Kristus, itu terjadi karena anugerah Allah yang dinyatakan kepada manusia berdosa melalui karya salib Kristus. Allah menyatakan kasih-Nya kepada manusia berdosa di dalam dan melalui Tuhan Yesus Kristus. (bandingkan: Efesus 2:8-9: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”)

2. Pembenaran karena iman, menjadikan orang percaya hidup dalam damai sejahtera (ayat 1, 8-11)
Kasih karunia dari Allah Bapa di dalam Kristus yang olehnya kita dibenarkan, menjadikan kita dapat menikmati kehidupan dalam damai sejahtera dengan Allah. Istilah damai sejahtera menunjukkan kepada beberapa aspek penting bahwa: 1. Manusia berdosa memperoleh damai sejahtera dengan Allah oleh karena anugerah Allah di dalam Kristus. 2. Tidak ada damai sejahtera, bagi siapa saja yang hidup di bawah murka Allah. Sebab damai sejati itu hanya ada di dalam Kristus. (Yohanes 14:27).

3. Kasih Allah menjadikan orang percaya dikuatkan menghadapi tiap pergumulan kehidupan (ayat 3-6)
Ayat 3-5, mengemukakan hal penting lainnya tentang keberadaan umat Tuhan dalam perjalanan mengiring Tuhan. Bahwa dalam perjalanan kehidupan, orang percaya juga akan diperhadapkan dengan berbagai macam kesengsaraan. Namun sekalipun diperhadapkan dengan kesengsaraan, orang percaya tidak akan undur imannya, sebaliknya menjadikannya semakin tekun mengikut Tuhan, senantiasa berharap. Sebab waktu kita masih berdosa dan seteru Allah, IA menyatakan kasih-Nya, apalagi kalau kita adalah anak-Nya, karena iman di dalam nama Yesus.

Bagaimana dengan kita?

Last Updated on Saturday, 27 February 2010 10:54