HIDUP YANG BERKEMENANGAN

Referensi Kotbah 08 April 2018

I Yohanes 2 : 1 – 6

Baru saja minggu lalu kita memperingati kematian dan kebangkitan Kristus pada Jumat Agung dan Paskah. Kedua hari itu secara singkat dideklarasikan oleh Paulus:
“Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (1Korintus 15:3-4).

Nats hari ini dapat menjadi kelanjutan dari deklarasi beriman akan karya Kristus. Nats ini mengingatkan setiap orang yang percaya yang telah menikmati karya penebusan Kristus untuk menjalani hidupnya:
1. Menghadapi dosa (ay. 1-2)
2. Mengenal Allah melalui menuruti perintah-perintahNya (3-6)

Rupanya Yohanes menyadari bahwa sekalipun orang Kristen yang percaya telah ditebus oleh Kristus, orang Kristen masih bisa berbuat dosa. Oleh karena itu Yohanes mengingatkan untuk “jangan berbuat dosa”! Bagaimana kalau orang Kristen jatuh dalam dosa? Yohanes memberikan penguatan bahwa karya Kristus sebagai pengantara kepada Bapa sekaligus akan tetap menjadi pendamaian untuk dosa kita bahkan dosa seluruh dunia. Dengan demikian sebagai orang Kristen kita harus menjaga diri sendiri dari perbuatan dosa!

Bagian berikutnya terkait dengan upaya melawan dosa adalah mengenal Allah melalui menuruti perintahNya. Jika kita menuruti perintahNya, maka kita tidak akan jatuh dalam dosa.

Dan jika kita menuruti perintahNya maka kita akan semakin mengenal Allah! Yohanes mendorong hal ini dengan perkataan yang cukup keras dengan menyatakan bahwa seorang yang mengaku mengenal Allah tetapi tidak melakukan perintah Allah sebagai pendusta!

Menurut Yohanes, orang yang menuruti firmanNya adalah orang yang didalamnya sudah sempurna kasih Allah! Inilah tanda bahwa seseorang sungguh sudah mengalami karya penebusan Kristus. Yohanes juga menyatakan bahwa jika seorang Kristen hidup di dalam Dia maka ia wajib hidup seperti Kristus telah hidup Tujuan dan arah kita melaksanakan firman dan perintahNya adalah supaya kita semakin serupa Kristus!

Pada akhirnya melalui renungan ini maka para pembaca jika sungguh sudah mengalami Kristus maka yang akan muncul dalam hidupnya adalah upaya terus menerus melawan dosa dan upaya melakukan perintah Tuhan. Jika hal ini terus terjadi maka keserupaan dengan Kristus itu akan menjadi semakin nyata dalam hidup

~ Pdt. Djeffry Hidajat ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *