DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Referensi Kotbah 26 Mei 2019

Kisah Para Rasul 16 : 6 – 15

Di minggu terakhir dalam bulan misi ini, kita akan membahas tema DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS dari kitab Kisah Para Rasul 16: 6-15. Nas ini menceritakan tentang bagaimana Roh Kudus tidak mengijinkan Paulus untuk mengabarkan Injil ke Asia, tetapi memberi suatu penglihatan bahwa seorang Makedonia yang memanggil-manggil dan berseru kepadanya: “Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami. Melalui penglihatan tersebut, maka kami menarik kesimpulan bahwa Tuhan telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang disana.” Maka berangkatlah Paulus ke Makedonia. Filipi adalah kota pertama di Makedonia yang disinggahi Paulus. Sebuah kota perantauan orang Roma dan di situ Paulus tinggal beberapa hari lamanya. Di Filipi, Paulus berbicara kepada perempuan-perempuan dan seorang perempuan bernama Lidia turut mendengarkan.
Lidia adalah seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, seorang pengusaha sukses, mengimpor kain ungu, kain yang mahal yang dipakai oleh orang-orang kaya, pembesar-pembesar dan raja-raja. Ia juga seorang yang terpandang, cerdas, dan penuh dengan semangat kerja. Pekerjaan ini memungkinkan Lidia berhubungan dekat dengan orang-orang terpandang di kotanya. Namun di atas keberhasilannya Tuhan membuka hati Lidia sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan Paulus dan kemudian percaya kepada Yesus dan dibaptis. Lidia adalah orang Eropa pertama yang menerima Tuhan Yesus dan dibaptis.

Setelah itu Lidia mengajak Paulus dan hamba-hamba Tuhan lain untuk menumpang di rumahnya. Lidia berkata: “‘Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku.’ Ia mendesak sampai kami menerimanya” (ay. 16).
Merenungkan nas ini, kita dapat melihat bahwa tanpa pimpinan Roh Kudus tidaklah mungkin Paulus berangkat ke Makedonia dan sebagai hasilnya Lidia percaya kepada Yesus. Hal ini membuktikan bahwa ketika kita taat pada pimpinan Roh Kudus maka Tuhan membukakan hal-hal besar yang tidak terpikirkan sebelumnya. Roh Kudus mencegah Paulus untuk memberitakan Injil di Asia (ay. 6) dan Roh Yesus tidak mengizinkan mereka (ay. 7) lalu mendapatkan penglihatan tuntunan Tuhan untuk berangkat ke Makedonia. Mengapa kita harus hidup dipimpin oleh Roh? Karena Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Allah Tritunggal, Ia Maha Tahu. Ia sudah ada dari mulanya. Roh Kudus turut serta dalam penciptaan langit dan bumi. Kejadian 1: 1-2 menuliskan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Roh Kudus juga selalu menyertai kehidupan dan pelayanan orang percaya. Pimpinan Roh Kudus seperti ini hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang mempunyai kepekaan rohani yang timbul karena keintiman dan kedekatan dengan Tuhan.
Melalui bagian Firman Tuhan pada hari ini, kita diajak dan dimotivasi untuk hidup dipimpin oleh Roh Kudus, seperti yang dikatakan dalam Galatia 5:16: “…hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” Karena perbuatan daging adalah percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, pencideraan, roh pemecah, kedengkian, pemabukan, pesta pora, dsb. (Galatia 5:19-21). Sedangkan hidup dipimpin Roh Kudus, menghasilkan buah Roh yaitu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5: 22-23). Siapakah yang memimpin hidup kita? Daging atau Roh Kudus?
Marilah di minggu terakhir bulan Misi ini, kita semua diingatkan agar selalu terus terbuka untuk dipakai oleh Tuhan dalam mendukung pekerjaan misi melalui DANA, DOA DAN DAYA sehingga menghasilkan “Lidia-Lidia” jaman sekarang. Tuhan Yesus memberkati!

~ Pdt. Setiawan Sutedjo ~