Category Archives: Referensi Kotbah

MENGASIHI BERARTI MEMBERIKAN YANG TERBAIK

Referensi Kotbah 07 April 2019
Yohanes 12 : 1 – 8

Beberapa saat sebelum Yesus disalibkan, seorang wanita bernama Maria menuangkan sebotol minyak wangi yang mahal di kaki-Nya. Kemudian ia menyeka kaki Yesus dengan rambutnya—suatu tindakan yang bisa dibilang sangat berani (Yoh. 12:3). Mungkin dengan itu Maria mengorbankan seluruh tabungannya, tetapi ia juga telah mempertaruhkan reputasinya. Dalam budaya Timur Tengah abad pertama, para perempuan terhormat tidak pernah membiarkan rambut mereka terurai di depan umum. Namun, ibadah yang sejati tidak mementingkan apa pendapat orang lain tentang sikap kita (2Sam. 6:21-22). Demi menyembah Yesus, Maria rela dianggap sebagai seorang wanita yang tidak sopan, bahkan mungkin tidak bermoral. Read more

KASIH ALLAH TIDAK PERNAH BERUBAH

 

Referensi Kotbah 31 Maret 2019

Lukas 15 : 11 – 32

Tiga perumpamaan yang digambarkan penulis Lukas dalam Lukas 15 , untuk menggambarkan kasih Allah yang kita kenal dengan kasih Bapa untuk mengasihi dan menyelamatkan orang terhilang atau orang berdosa. Kasih Bapa adalah kasih yang tidak pernah berubah terhadap anakNya yang terhilang .
Gambaran kasih yang ditampilkan sangat berbeda dengan pikiran orang orang Farisi yang kelompoknya. Yesus justru sangat akrab bergaul dan menerima kelompok orang orang berdosa. Karena itu Yesus mengajarkan perumpamaan ini. Read more

JANGAN GEGABAH KARENA MERASA KUAT

 

Referensi Kotbah  24 Maret 2019

I Korintus 10 : 1 – 13

Apa yang menjadi maksud Paulus ketika menuliskan 1 Korintus 10:1-13 ini? Jika kita membaca 1 Korintus 10:6a,11, jelas bahwa semua yang ingin disampaikan Paulus dalam bagian ini bertujuan untuk memberikan contoh yang menjadi peringatan, bagi jemaat di Korintus, juga bagi kita.

Lalu apa sesungguhnya yang ingin disampaikan Paulus lewat contoh yang diberikan untuk memperingatkan kita semua?
Pertama, meski telah menikmati berkat-berkat ilahi namun bukan jaminan bahwa tidak akan lagi menginginkan hal-hal yang jahat. Read more

KONSEKUENSI MENGIKUT YESUS

Referensi Kotbah 17 Maret 2019

Lukas 9 : 22 – 27
Pengajaran Yesus yang dominan dan diulang berkali-kali adalah tentang konsekuensi mengikut Dia. Yesus berkata bahwa setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal diri, memikul salib setiap hari dan ikut Dia (ayat 23). Untuk memahami arti perkataan Yesus ini kita harus membaca keseluruhan Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes yang intinya tentang ajakan hidup mengikut Yesus dan hidup seperti Yesus. Ajakan ini bukan bersifat legalis yang pada akhirnya tidak ada yang dapat melakukannya, karena sebelum Yesus memberi perintah itu, Ia sudah terlebih dahulu memberikan contoh dengan memikul salibNya. Read more

KETAATAN MENGALAHKAN PENCOBAAN

Referensi Kotbah 10 Maret 2019

Lukas 4 : 1 – 13
Pencobaan tentunya akan dialami oleh setiap orang, masalah dan pergumulan bisa datang silih berganti di dalam kehidupan kita . Namun yang menjadi pertanyaannya bagaimana kita meresponi setiap peristiwa yang Tuhan ijinkan terjadi apakah kita akan menyerah terhadap permasalahan hidup itu atau kita akan tetap teguh berpegang kepada prinsip kebenaran firman Tuhan. Ketaatan kepada Allah merupakan sebuah pilihan yang mungkin sulit untuk kita lakukan ketika godaan dan cobaan datang dalam hidup kita tetapi bukan berarti kita tidak bisa mengatasinya, kita bisa menang menghadapi setiap pencobaan ketika kita hidup sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.Dan hal itulah yang ditunjukkan Yesus dalam nas yang kita baca pada minggu pra paskah pertama hari ini. Read more

HIDUP YANG MEMANCARKAN KEMULIAAN ALLAH

Referensi Kotbah 03 Maret 2019

Keluaran 34 : 29 – 35
Musa adalah seorang tokoh Alkitab yang setia mengikut perintah Allah untuk memimpin bangsa Israel. Berkali kali bangsa Israel memberontak namun Musa tetap setia. Selain kesetiaannya pada Tuhan Musa juga memiliki relasi yang intim dengan Tuhan. Hal ini nampak dalam peristiwa yang tertulis dalam Keluaran 33:11: “Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya;….” Read more

MEMILIKI CARA HIDUP YANG BAIK DI TENGAH BANGSA

Referensi Kotbah 24 Februari 2019

I Petrus 2 : 11 – 17
Jika benar ungkapan: “Hidup kita adalah surat yang terbuka, yang dapat dibaca semua orang,” Apakah yang akan dibaca oleh mereka yang melihat hidup seorang Kristen, pengkikut Yesus Kristus? Bagaimana masyarakat menilai cara hidup orang percaya – Gereja Tuhan – di Indonesia saat ini? Apa image mereka tentang Kekristenan, jika membandingkan dengan kepercayaan mereka? Akankah mereka mengatakan bahwa orang Kristen benar-benar adalah pengikut/ peneladan Kristus Yesus, yang memiliki keunikan tersendiri, atau, mungkinkah mereka akan mengatakan bahwa Kekristenan sama saja dengan semua agama lain? Read more

1 2 3 33