Category Archives: Referensi Kotbah

BERMEGAH DALAM KARYA PEMBENARAN

Referensi Kotbah 16 Juni 2019

Roma 5 : 1 – 11

Apa yang membuat iman Kristen menarik dan berbeda dengan iman agama lain? Apakah karena kita sudah melakukan tradisi keagamaan, apakah sudah melakukan sedekah, sudah melakukan kebajikan, sudah melayani, puasa, memberikan bantuan kepada orang yang miskin, melakukan kegiatan sosial dan lain-lainnya. Tentunya perbuatan-perbuatan ini baik tetapi bukan jaminan bahwa apa yang dilakukan memiliki kebenaran dan didasari pada iman yang benar. Read more

DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Referensi Kotbah 26 Mei 2019

Kisah Para Rasul 16 : 6 – 15

Di minggu terakhir dalam bulan misi ini, kita akan membahas tema DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS dari kitab Kisah Para Rasul 16: 6-15. Nas ini menceritakan tentang bagaimana Roh Kudus tidak mengijinkan Paulus untuk mengabarkan Injil ke Asia, tetapi memberi suatu penglihatan bahwa seorang Makedonia yang memanggil-manggil dan berseru kepadanya: “Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami. Melalui penglihatan tersebut, maka kami menarik kesimpulan bahwa Tuhan telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang disana.” Maka berangkatlah Paulus ke Makedonia. Filipi adalah kota pertama di Makedonia yang disinggahi Paulus. Sebuah kota perantauan orang Roma dan di situ Paulus tinggal beberapa hari lamanya. Di Filipi, Paulus berbicara kepada perempuan-perempuan dan seorang perempuan bernama Lidia turut mendengarkan. Read more

ANUGERAH KESELAMATAN ALLAH BERLAKU UNTUK SEMUA ORANG

Referensi Kotbah 19 Mei 2019

Kisah Para Rasul 11 : 1 – 18

Peristiwa yang terjadi di dalam Kisah Para Rasul pasal 11, adalah peristiwa yang berkaitan dengan pelayanan Petrus kepada Kornelius, seorang perwira Romawi yang bertugas di Kaisarea, ia bukan orang Yahudi. Alkitab menuliskan beberapa hal penting tentang Kornelius. Ia seorang yang saleh. Seisi rumahnya takut akan Allah. Selanjutnya dicatat bahwa ia memberi banyak sedekah kepada orang Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah, ia juga terkenal baik dan tulus hati, Kisah10:1-2,22. Dalam lingkungan masyarakat Yahudi, ada larangan keras bergaul dengan orang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka, Kisah 10:28. Read more

PERGI MENCARI YANG TERHILANG

Referensi Kotbah 12 Mei 2019

Kisah Para Rasul 9 : 32 – 43

Jika kita mengamati perjalanan pelayanan Petrus sesudah peristiwa Pentakosta, maka ada banyak hal yang dapat dipelajari tentang dirinya dan juga pelayanannya. Salah satunya adalah seperti yang terdapat dalam Kisah Para Rasul 9:32-43, yang memberikan kita kebenaran penting tentang pelayanan Petrus yang menjadi berkat, yaitu:
Pertama, Ia yang pergi mengunjungi dan bukan menunggu dikunjungi. Dalam pelayanannya, Petrus bisa saja merasa nyaman dengan situasi damai saat itu dan jemaat yang hidup dalam takut akan Tuhan seperti yang terjadi di Yudea, Galatia dan Samaria (bnd Kis 9:31a), tetapi nyatanya, Petrus justru mengambil sikap untuk pergi berkeliling dan berkunjung ke mana-mana. Untuk apa hal itu dilakukan? Tentu saja, untuk menjadi saksi bagi Kristus (bnd Kisah 1:8) dan melakukan pelawatan untuk mengajar serta menguatkan jemaat-jemaat, termasuk yang di Lida dan Yope. Jadi Petrus keluar dari zona nyamannya dan pergi berkeliling agar ia boleh menghadirkan pelayanan yang menjadi berkat bagi banyak orang. Read more

ANUGERAH TUHAN YANG TAK DAPAT DITOLAK

 

Referensi Kotbah 05 Mei 2019

Kisah Para Rasul 9 : 1 – 22

Anugerah adalah pemberian kepada orang yang tidak layak untuk menerima pemberian itu. Kita adalah manusia yang telah berdosa kepada Allah, oleh sebab itu kita patut menerima hukuman, yaitu kematian kekal di dalam api neraka. Dalam keadaan yang mengerikan inilah, ketika kita masih berdosa dan tidak mau bertobat, Allah mengasihi kita dengan mengutus Yesus, Putra Tunggal-Nya, untuk mati bagi kita dan mengaruniakan Roh Kudus yang membuat kita menerima pengurbanan Kristus untuk kita. Pada waktu seseorang yang tidak layak menerima keselamatan tetapi mau percaya dan menerima Yesus, ini adalah pekerjaan Roh Kudus, sehingga ia mendapat keselamatan. Inilah yang disebut dengan anugerah. Read more

TANTANGAN DAN RINTANGAN BAGI SAKSI KRISTUS

Referensi Kotbah 28 April 2019

Kisah Para Rasul 5 : 26 – 33

Saksi Kristus adalah setiap orang yang sudah percaya kepada Kristus. Setiap orang yang sudah percaya kepada Kristus memiliki panggilan dan tugas, di manapun dan kapan pun, untuk memberikan kesaksian tentang cinta kasih Kristus kepada semua orang, supaya lewat hidupnya orang percaya kepada Kristus. Menjadi saksi Kristus membutuhkan keberanian, kesabaran, kesetiaan, komitmen, dan kesungguhan hati karena ada tantangan dan rintangan yang dihadapi, seperti dimusuhi, dikucilkan, dipenjara, bahkan terancam nyawa. Ini dialami murid-murid Yesus dalam nas kita hari ini. Read more

MENGASIHI BERARTI MEMBERIKAN YANG TERBAIK

Referensi Kotbah 07 April 2019
Yohanes 12 : 1 – 8

Beberapa saat sebelum Yesus disalibkan, seorang wanita bernama Maria menuangkan sebotol minyak wangi yang mahal di kaki-Nya. Kemudian ia menyeka kaki Yesus dengan rambutnya—suatu tindakan yang bisa dibilang sangat berani (Yoh. 12:3). Mungkin dengan itu Maria mengorbankan seluruh tabungannya, tetapi ia juga telah mempertaruhkan reputasinya. Dalam budaya Timur Tengah abad pertama, para perempuan terhormat tidak pernah membiarkan rambut mereka terurai di depan umum. Namun, ibadah yang sejati tidak mementingkan apa pendapat orang lain tentang sikap kita (2Sam. 6:21-22). Demi menyembah Yesus, Maria rela dianggap sebagai seorang wanita yang tidak sopan, bahkan mungkin tidak bermoral. Read more

1 2 3 34