1, 2, 3 LANGKAH MEMAHAMI GENERASI MILENIAL

Referensi Kotbah 09 September 2018

Generasi milenial menjadi topik yang cukup hangat dan sering dibicarakan di masyarakat, mulai dari segi teknologi, gaya/pandangan hidup, moral, budaya, dan lain-lain.

Pada jaman now ini ada 5 generasi yaitu :
1) Generasi Baby Boomer, lahir tahun 1946-1964;
2) Generasi X, lahir tahun 1965-1980;
3) Generasi Y, lahir tahun 1981-1994, sering disebut generasi milennial;
4) Generasi Z, lahir 1995-2010 (disebut juga ‘Kids Zaman Now’, iGeneration, generasiNet, Generasi Internet)
5) Generasi Alpha , lahir tahun 2010-2025. 

Setiap generasi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda, oleh karena itu antar generasi perlu mencari jalan tengah agar bisa saling memahami, mengerti dan membangun komunikasi/relasi dengan lebih baik. Melihat perbedaan sebuah kekayaan dalam Tuhan bukan menjadi sebuah ‘jurang/pemisah’.
Generasi milenial lahir pada tahun 1981-1994 dikenal juga dengan nama lain yaitu Generasi Y, Generasi me, Net Gen, Generasi Echo Boomers.

Apa ciri-ciri dari generasi milenial? Beberapa ciri yang negatif dari generasi milenial adalah sebagai berikut :
1) Kecanduan Internet dan cenderung cuek dengan sosial, karena waktu generasi ini lahir, teknologi komunikasi sedang gencarnya berkembang sehingga membuat generasi ini kecanduan internet dan lebih sering berinteraksi dengan gadgetnya dibandingkan dengan orang.
2) Egois dan konsumtif. Cuek yang penting gaya/narsis/popular. Yang penting eksis di media social, banyak follower-nya, mengejar hidup tipe BPJS (Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita).
3) Pemalas/galau/suka seenaknya sendiri/manja atau delusional (suka menghayal).
4) Cuek terhadap perkembangan politik dan ekonomi, setiap pemilu cenderung golput. Cenderung meninggalkan nilai-nilai budaya dan agama, mengejar nilai kebebasan, hedonism dan party

5) Generasi ini juga cenderung idealis, terlampau optimis dan tidak realistis. Saat terbentur masalah cenderung berpikir pendek, cari jalan pintas.

Generasi ini banyak sekali diidentikkan dengan sifat atau pernyataan yang negatif. Namun dibalik sisi negatif, generasi milenial ini memiliki banyak hal postif juga:
1) Budaya yang paling mencolok generasi milenial yaitu pengggunaan teknologi dan budaya pop/musik.
2) Generasi yang kritis termasuk didalamnya mengenai keluarga/gereja/politik sebangsanya mereka sangat menuntut keteladanan dan dalam urusan pekerjaan , milenial lebih memilih pekerjaan yang bermakna ketimbang sekedar bayaran yang tinggi.
3) Berpikiran terbuka, mudah beradaptasi, dan menerima perubahan. Jika kita mendekati generasi ini dengan tepat, akan banyak kreativitas akan muncul dan bersahabat.
Jujur dengan semua ciri/gejala-jegala generasi milenial yang tak habis-habisnya membuat kita bisa kebingungan/kesulitan menghadapinya. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita supaya siap menghadapi akhir zaman. Akhir zaman yang dimaksud bukan hanya terbatas pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali (Eskatologis), tetapi jaman yang sedang berlangsung atau jaman now.

Dalam 2 Tim 3:1-9, Rasul Paulus mengingatkan Timotius dan kita pada saat ini bahwa :
1) Ay 1 berkata,’ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar…,
2) Ay 2 – 9, ciri/gaya hidupnya: egois/mencintai dirinya sendiri, menjadi hamba uang, membual & menyombongkan diri, pemfitnah, berontak pada orang tua, tidak tahu berterima masih, tidak peduli agama, tidak tahu mengasihi/tidak mengenal belas kasihan…dan seterusnya.

Bagaimana kita saat ini antar generasi mengambil langkah untuk memahami dan merangkul Generasi Milenial?
1. T-I-K= Teladan HIdup Kita, ay 10 Rasul Paulus menekankan keteladanan hidup. Seperti diatas saya sudah sampaikan, salah satu ciri positif dari generasi milenial yaitu sangat menekankan keteladanan dibandingkan dengan ‘uang’. Bukankah ini juga yang menjadi kerinduan Tuhan dalam kehidupan kita? Menjadi pribadi-pribadi yang tidak hanya ‘tahu’ kebenaran, tetapi lebih daripada itu menghidupi kebenaran itu menjadi life style kita. Saya sangat menyukai motto hidup Mahatma Gandhi tokoh Hindu yang menjadikan Yesus Tokoh idolanya berkata ,’My Life Is My Message”. Mau memahami generasi milenial? Nyatakan Yesus dalammu!.
2. T-O-K=DiTerangi Oleh Kebenaran, ay 16. Generasi milenial memang tidak mempedulikan agama atau mereka beribadah hanya secara fisik tapi hati tidak. Ay 2,5. Secara manusia kita tidak bisa mengubahnya, tetapi kuasa kebenaran Firman Tuhan harus terus disuarakan, karena Firman Tuhan bermanfaat untuk : 1) mengajar ; 2) menyatakan kesalahan; 3) memperbaiki kelakuan, 4) mendidik orang dalam kebenaran.
Bapak/ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, ketika kita sebagai keluarga, rekan kerja atau gereja tidak memahami dan merangkul generasi milenial maka kita akan ditinggalkan atau kehilangan mereka. Tuhan mengagendakan kita masuk dalam kehidupan generasi jaman now, mari kita berusaha mengenal, memahami dan berkomunikasi dengan bahasa mereka : Tik-Tok. Betapa mengagumkan, akan bangkit generasi milenial yang mencintai Tuhan dan itu akan terlihat dalam kehidupan : keluarga, studi, pekerjaan, pelayanan dll. Tuhan Yesus memberkati kita.

~ Pnt.K. Relly Rajagukguk ~