SIAP MENGHADAPI PENGARUH TEKNOLOGI DALAM KELUARGA

Referensi Kotbah 16 September 2018

Firman Tuhan yang tertulis dalam 2 Timotius 3:1-9 telah nyata terjadi pada zaman ini dalam konteks pengaruh teknologi, yaitu: mencintai diri sendiri, berpusat pada diri, asyik dengan gadget, hubungan sosial dipindahkan ke aplikasi media sosial, banyak berita hoax yang disebarkan, banyak orang menjadi narsis, sombong, pamer, fitnah lewat media sosial, berontak kepada orang tua karena merasa dibatasi, terlalu bergantung kepada gadget, tidak dapat mengekang diri/menguasai diri sehingga kecanduan media sosial, games, pornografi dan lain sebagainya. Menuruti dan memuaskan hawa nafsu sesuai keinginannya, walaupun beribadah tetapi memungkiri kekuatannya. Read more

1, 2, 3 LANGKAH MEMAHAMI GENERASI MILENIAL

Referensi Kotbah 09 September 2018

Generasi milenial menjadi topik yang cukup hangat dan sering dibicarakan di masyarakat, mulai dari segi teknologi, gaya/pandangan hidup, moral, budaya, dan lain-lain.

Pada jaman now ini ada 5 generasi yaitu :
1) Generasi Baby Boomer, lahir tahun 1946-1964;
2) Generasi X, lahir tahun 1965-1980;
3) Generasi Y, lahir tahun 1981-1994, sering disebut generasi milennial;
4) Generasi Z, lahir 1995-2010 (disebut juga ‘Kids Zaman Now’, iGeneration, generasiNet, Generasi Internet)
5) Generasi Alpha , lahir tahun 2010-2025.  Read more

Keluarga Yang Mengalami Sentuhan Kasih Tuhan

Referensi Kotbah 02 September 2018

Memasuki bulan ini kita bersyukur karena setiap bulan September, Sinode Gereja Kristus menetapkannya sebagai Bulan Keluarga. Mengapa keluarga menjadi sangat penting? Hal itu karena keluarga adalah komunitas pertama tempat seorang manusia lahir, bertumbuh dan berkembang. Apalagi di jaman sekarang kemerosotan nilai-nilai kehidupan pernikahan dalam keluarga menjadi salah satu tantangan gereja yang terbesar. Fenomena yang terjadi di Indonesia saat ini terdapat ratusan ribu kasus perceraian dalam setahun, berdasarkan data tahun 2016 telah terjadi sekitar 350.000 kasus perceraian dan terus meningkat sebanyak 3% per tahun1. Jumlah tersebut termasuk kasus-kasus perceraian beragama Kristen dan Katolik di dalamnya, dan belum lagi mereka yang cerai diam-diam dan tanpa surat atau tidak tercatat dalam lembaran negara. Read more

Mata Tuhan Tertuju Padamu

Referensi Kotbah 26 Agustus 2018

Mazmur 34 : 12 – 23

Mazmur 34 adalah tulisan Daud pada waktu ia diperhadapkan dengan pergumulan yang sangat berat: ia tengah dalam pelarian akarena dikejar-kejar oleh Raja Saul untuk dibunuh. Secara rohani ini juga menjadi pergumulan yang mendalam. Ia telah diurapi Samuel untuk menjadi raja sesuai dengan penentuan Tuhan, tetapi realitanya ia dikejar-kejar untuk dibunuh. Kesulitan pun bertambah dengan kebutuhan makan dan minum, termasuk tempat untuk menyelamatkan diri (1 Samuel 21-25). Read more

Pilih Mana : Hikmat Atau Kebodohan

Referensi Kotbah 19 Agustus 2018
Amsal 9 : 1 – 18

Di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang luar biasa, banyak orang semakin pandai, tetapi kepandaian mereka tidak menjamin bahwa mereka hidup benar, punya karakter yang baik, dan punya integritas dalam hidupnya. Terbukti bahwa orang-orang yang ditangkap oleh KPK adalah orang-orang pandai: mereka adalah kepala-kepala daerah dan pejabat-pejabat negara. Juga banyak orang yang pandai tetapi kehidupan moralnya tidak baik. Banyak orang pandai yang justru menyalahgunakan kepandaiannya untuk perbuatan jahat. Oleh sebab itu tidak cukup manusia itu pandai saja, setiap manusia mutlak membutuhkan hikmat dari Tuhan. Read more

Indahnya Gaya Hidup Manusia Baru

Referensi kotbah 12 Agustus 2018
Efesus 4 : 17 – 32

Perjumpaan kita secara pribadi dengan Yesus Kristus seharusnya mengubah gaya hidup kita. Prilaku keseharian kita yang tadinya menyukai dosa seharunya berubah menjadi pribadi yang mengasihi Tuhan dan meninggalkan dosa. Namun Sering kali fenomena yang kita jumpai atau yang kita dengar tentang gaya hidup orang Kristen jaman now tidaklah demikian. Banyak orang Kristen yang kelihatannya rajin beribadah, terlibat dalam pelayanan tapi gaya hidup yang ditunjukkan di dalam kesehariannya tidak sesuai dengan penggilan yang Tuhan nyatakan. Read more

INDAHNYA KEBERSAMAAN DALAM KEBERAGAMAN

Referensi Kotbah 05 Agustus 2018

Efesus 4 : 1 – 16; Yohanes 17; I Korintus 12

Presiden Jokowi beberapa hari lalu mengatakan, harta paling berharga bagi Indonesia adalah persatuan. Indonesia suatu negara besar dengan lebih dari 17.000 pulau, 714 suku; dengan budaya, adat, tradisi dan bahasanya yang saling berbeda. Disamping 6 agama besar yang diakui pemerintah, ada puluhan agama suku, dan aliran kepercayaan yang berbeda-beda. Apalagi agama, sesuatu yang sangat sensitif dapat memecah belah. Peristiwa Ambon dan Maluku Utara yang menelan korban puluhan ribu jiwa dan rumah / bangunan musnah terbakar, juga dengan memanfaatkan sensitifitas agama. Hal yang sama terjadi juga pada pilkada DKI. Oleh sebab itu, benar yang dikatakan presiden, persatuan itu sangat berharga. Read more

1 2 3 34