PERINTAH YANG MEMBAWA KEHIDUPAN

Referensi Kotbah 14 Juli 2019

Ulangan 30:9-20

Penampilan pria Yahudi pada umumnya sangat berbeda dengan pria Yaman muslim yang ada disekitar mereka. Model rambutnya disebut peyot/pe’ot/pe’at dimana rambut di bagian tepi atau sudut kepalanya dibiarkan memanjang sedangkan bagian depannya dicukur. Jika ditanya alasannya, mereka akan langsung menjawab ‘karena Tuhan telah memerintahkannya’, seperti di Imamat 19:27. Sekalipun mereka dianggap aneh dan tidak mengikuti tren kekinian, mereka tetap percaya diri dan tidak terpengaruh sama sekali. Read more

KETAATAN MEYINGKAPKAN KEMULIAAN TUHAN

Referensi Kotbah 07 Juli 2019

2 Raja-Raja 5 : 1 – 14

Arti nama Naaman adalah menyenangkan, tetapi faktanya tidak demikian, karena sekalipun ia seorang panglima perang yang terpandang dan sangat disayang oleh tuannya yaitu raja Aram, tetapi ia sakit kusta. Orang Aram adalah musuh bebuyutan orang Israel. Tentara Aram pernah membunuh raja Israel yang terkenal yaitu raja Ahab (1Raj. 22:34-35). TUHANlah yang memberikan kemenangan orang Aram (1). Bagaimana ceritanya sampai Naaman yang adalah musuh orang Israel disembuhkan Tuhan melalui nabi Elisa dari sakit kustanya (10, 14)? Padahal saat itu di zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel yang tidak disembuhkan, selain Naaman, orang Siria (Luk. 4:27). Read more

MENGALAMI PENYERTAAN ALLH DALAM MASA KRISIS

23 Juni 2019

I Raja-raja 19 : 8 – 18

Dari sudut kesehatan mental, krisis terjadi dalam hidup seseorang ketika ia memandang bahwa masalah yang sedang dihadapinya lebih besar daripada kemampuan mengatasi masalah itu. Akibatnya, ia seperti tenggelam dalam kekuatiran yang besar dan ketakutan. Bisa jadi krisis yang dahsyat bahkan membuat orang berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Elia yang telah bekerja giat sekali untuk TUHAN merasa bahwa tidak satu pun usaha pelayananya membuahkan hasil seperti yang diharapkannya. Read more

BERMEGAH DALAM KARYA PEMBENARAN

Referensi Kotbah 16 Juni 2019

Roma 5 : 1 – 11

Apa yang membuat iman Kristen menarik dan berbeda dengan iman agama lain? Apakah karena kita sudah melakukan tradisi keagamaan, apakah sudah melakukan sedekah, sudah melakukan kebajikan, sudah melayani, puasa, memberikan bantuan kepada orang yang miskin, melakukan kegiatan sosial dan lain-lainnya. Tentunya perbuatan-perbuatan ini baik tetapi bukan jaminan bahwa apa yang dilakukan memiliki kebenaran dan didasari pada iman yang benar. Read more

DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Referensi Kotbah 26 Mei 2019

Kisah Para Rasul 16 : 6 – 15

Di minggu terakhir dalam bulan misi ini, kita akan membahas tema DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS dari kitab Kisah Para Rasul 16: 6-15. Nas ini menceritakan tentang bagaimana Roh Kudus tidak mengijinkan Paulus untuk mengabarkan Injil ke Asia, tetapi memberi suatu penglihatan bahwa seorang Makedonia yang memanggil-manggil dan berseru kepadanya: “Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami. Melalui penglihatan tersebut, maka kami menarik kesimpulan bahwa Tuhan telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang disana.” Maka berangkatlah Paulus ke Makedonia. Filipi adalah kota pertama di Makedonia yang disinggahi Paulus. Sebuah kota perantauan orang Roma dan di situ Paulus tinggal beberapa hari lamanya. Di Filipi, Paulus berbicara kepada perempuan-perempuan dan seorang perempuan bernama Lidia turut mendengarkan. Read more

ANUGERAH KESELAMATAN ALLAH BERLAKU UNTUK SEMUA ORANG

Referensi Kotbah 19 Mei 2019

Kisah Para Rasul 11 : 1 – 18

Peristiwa yang terjadi di dalam Kisah Para Rasul pasal 11, adalah peristiwa yang berkaitan dengan pelayanan Petrus kepada Kornelius, seorang perwira Romawi yang bertugas di Kaisarea, ia bukan orang Yahudi. Alkitab menuliskan beberapa hal penting tentang Kornelius. Ia seorang yang saleh. Seisi rumahnya takut akan Allah. Selanjutnya dicatat bahwa ia memberi banyak sedekah kepada orang Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah, ia juga terkenal baik dan tulus hati, Kisah10:1-2,22. Dalam lingkungan masyarakat Yahudi, ada larangan keras bergaul dengan orang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka, Kisah 10:28. Read more

PERGI MENCARI YANG TERHILANG

Referensi Kotbah 12 Mei 2019

Kisah Para Rasul 9 : 32 – 43

Jika kita mengamati perjalanan pelayanan Petrus sesudah peristiwa Pentakosta, maka ada banyak hal yang dapat dipelajari tentang dirinya dan juga pelayanannya. Salah satunya adalah seperti yang terdapat dalam Kisah Para Rasul 9:32-43, yang memberikan kita kebenaran penting tentang pelayanan Petrus yang menjadi berkat, yaitu:
Pertama, Ia yang pergi mengunjungi dan bukan menunggu dikunjungi. Dalam pelayanannya, Petrus bisa saja merasa nyaman dengan situasi damai saat itu dan jemaat yang hidup dalam takut akan Tuhan seperti yang terjadi di Yudea, Galatia dan Samaria (bnd Kis 9:31a), tetapi nyatanya, Petrus justru mengambil sikap untuk pergi berkeliling dan berkunjung ke mana-mana. Untuk apa hal itu dilakukan? Tentu saja, untuk menjadi saksi bagi Kristus (bnd Kisah 1:8) dan melakukan pelawatan untuk mengajar serta menguatkan jemaat-jemaat, termasuk yang di Lida dan Yope. Jadi Petrus keluar dari zona nyamannya dan pergi berkeliling agar ia boleh menghadirkan pelayanan yang menjadi berkat bagi banyak orang. Read more

1 2 3 39